Minggu, 23 Oktober 2011

Roma Menang, Enrique Senang

Pelatih AS Roma, Luis Enrique, mengungkapkan rasa bahagianya setelah Daniele De Rossi dkk memetik kemenangan tipis 1-0 atas Palermo, Minggu (23/10/2011).
Kemenangan ini menjadi obat luka bagi Roma setelah pekan lalu kalah dramatis dari seteru satu kota mereka, Lazio. Berkat kemenangan ini pula Roma merangsek naik ke posisi keenam klasemen sementara Serie-A dengan 11 poin.
"Hasil ini merupakan sesuatu yang sangat penting, tapi kami akan terus berusaha untuk bermain baik dan selalu bekerja untuk berkembang. Jika hasil yang datang baik, maka itu akan lebih baik," kata Enrique kepada Sky Sport Italia.
"Kemenangan atas Palermo sangat penting, khususnya karena kami bermain baik melawan tim yang hebat," lanjutnya
Enrique kemudian memuji pemain mudanya, Erik Lamela, yang mencetak gol tunggal dalam debutnya tersebut. "Dia pemain yang kuat yang masih harus tumbuh. Saya suka sikap dan karakternya di dalam pertandingan," tutur pria asal Spanyol tersebut.

Pimpin Klasemen, Udinese Tak Yakin Juara

Udinese membuat kejutan dengan mengudeta Juventus dari puncak klasemen. Namun, pelatih Udinese, Francisco Guidolin, merasa tak yakin akan lama di posisi teratas tersebut.
"Il Friulani" memang belum terkalahkan, setelah Minggu (23/10/2011) mengalahkan Novara 3-0 dan kini unggul 2 poin atas Juventus di tempat kedua.
"Kami akan menikmati momen ini (berada di puncak klasemen), meskipun posisi ini baru lebih kuat jika kami meraih hasil positif lagi di partai tengah pekan, Rabu (26/10/2011). Mungkin kami tak bisa menikmatinya sepanjang pekan," kata Guidolin.
"Apakah kami bisa bersaing meraih scudetto? Tak usah bercanda soal hal ini. Kami bermain bagus hari ini dan berhak memenangkan pertandingan berat ini," lanjutnya.
Guidolin realistis soal timnya. Sebab, masih banyak tim yang memiliki kualitas lebih baik di Serie-A.
"Posisi kami tak banyak membantu dan hanya bersifat sementara. Begitu musim kompetisi memasuki persaingan ketat, maka klub-klub besar akan mengambil alih papan atas," terangnya.
Pada pertandingan Rabu nanti, Udinese akan mendapat ujian berat. Mereka harus melawan Napoli yang cukup alot, bahkan dianggap lebih berpeluang juara daripada Udinese.
"Kami sangat sadar bisa berantakan saat menghadapi ujian ini (lawan Napoli). Tapi, kami tentu akan berusaha bermain dan mengeluarkan kemampuan terbaik," tekadnya.

Simoncelli Sempat Diramal Jadi Bintang Tahun Depan

Pebalap Honda Gressini asal Italia, Marco Simoncelli, yang meninggal dunia akibat kecelakaan maut saat balap MotoGP di Sepang, Malaysia, Minggu (23/10/2011), dikenal sebagai sosok flamboyan dan salah satu pembalap berbakat di dunia otomotif.
Dengan gaya rambut kribonya, Simoncelli amat mudah dikenali. Sementara itu, bakat yang dimilikinya membuat Simoncelli selalu mendapat perhatian dari banyak pihak.
Ironisnya, Sirkuit Sepang tempat Simoncelli memastikan gelar juara dunia kelas 250cc pada 2008, menjadi sirkuit terakhir yang dipakai pembalap ini.
Kecelakaan yang melibatkan Collin Edwards dan Valentino Rossi tersebut membuat Simoncelli terkapar di lintasan. "Supersic" jatuh dan terseret ke jalur pebalap Yamaha Tech 3, Colin Edwards, yang tak kuasa menghindar sehingga menghantam motor sekaligus kepala Simoncelli.
Saat itu juga bendera merah dikibarkan, dan Simoncelli dievakuasi dengan ambulans ke pusat medis sirkuit. Sayang, takdir berkata lain, karena nyawanya tak tertolong sehingga dia meninggal pada pukul 16.56 waktu setempat.
Menurut direktur medis MotoGP, Simoncelli cedera parah pada beberapa bagian tubuh, sehingga dia tak mampu melawannya. Pebalap berusia 24 tahun tersebut mengalami luka yang besar pada kepala, leher, dan dada. Upaya pihak paramedis untuk menyelamatkan nyawanya gagal.
Simoncelli dilahirkan di Cattolica, 20 Januari 1987. Ia mengakhiri karir balap domestiknya, dengan pindah ke tim Aprilia pada 2002. Saat itu, ia mengikuti kejuaraan MotoGP kelas 125cc. Kemenangan pertamanya didapat pada 2004, setelah ia meraih pole position di GP Spanyol.
Pada 2006, ia kemudian naik tingkat ke kelas 250cc, dan pindah ke Tim Gilera. Bersama tim ini, Simoncelli meraih gelar juara dunia pada 2008. Setelah meraih 12 kemenangan di kelas 250cc, ia kemudian beralih ke MotoGP. Pada 2010, Simoncelli membela Honda Gressini.
Pada Mei lalu, ia sempat terlibat kecelakaan kontroversial dengan pembalap Honda lainnya, Dani Pedrosa, saat keduanya mengikuti GP Prancis di Le Mans. Akibat kecelakaan itu, Pedrosa terpaksa menjalani operasi akibat menderita patah tulang pada bahunya.
Simoncelli dituduh telah melakukan manuver ilegal. Ia pun kerap mendapat kecaman dari fans Pedrosa akibat kasusnya dengan pebalap Spanyol tersebut.
Hasil terbaik yang ditorehkan Simoncelli di kelas MotoGP adalah posisi kedua, saat Casey Stoner memastikan gelar juaranya di GP Australia pekan lalu. Sepekan setelah pencapaian tersebut, Simoncelli pun harus menghembuskan nafas terakhirnya.
Pembalap Formula 1, Mark Webber, menuturkan bela sungkawanya melalui akun twitternya, "RIP Marco. Bakat istimewa yang akan dirindukan. Memikirkan cintamu dan semua paddock MotoGP."
Sementara itu pembalap Moto GP, Cal Crutchlow menuliskan di twitternya, "RIP Marco Simoncelli. Pembalap hebat dan orang yang akrab dengan semuanya. Pikiranku bersama dengan keluarga dan temannya. Saya tidak akan pernah melupakan hari ini."
"Pada saat aku melihat cuplikan adegan tersebut, saya merasa mual. Kapanpun helm itu lepas, itu adalah pertanda buruk," kata Stoner kepada BBC.
Matt Roberts, presenter BBC menggambarkan Simoncelli sebagai sosok menarik baik di dalam maupun di luar track. "Saat seseorang meninggal, semua orang selalu berkata kalau mereka cinta kehidupan. Namun ia adalah pribadi yang sangat bersemangat," katanya.
"Ia telah memiliki penggemar dalam jumlah besar di seluruh dunia, meskipun kerap dicemooh karena cara balapnya yang agresif, namun ia adalah pria yang luar biasa. Ia tidak menjadikan dirinya terlalu serius, dan akan menjadi bintang tahun depan."
Bayern Muenchen gagal melanjutkan tren kemenangan mereka setelah mengalami kekalahan 1-2 dari Hannover 96 dalam laga lanjutan Bundesliga, Minggu (23/10/2011).
Kekalahan ini memang tak membuat posisi mereka di puncak klasemen tergeser. Namun, "FC Hollywood" harus berhati-hati karena Borussia Dortmund siap mengancam di posisi kedua karena hanya berselisih tiga poin saja. Sementara untuk Hannover, kemenangan ini membuat posisi mereka naik ke posisi naik ke peringkat empat dengan 18 poin.
Menghadapi tim raksasa, Hannover tak takut untuk bermain terbuka. Terbukti mereka mampu menekan pertahanan Bayern sejak awal. Bahkan, Hannover hampir saja mencetak gol pada menit ke-12 jika saja bola hasil tendangan Mohammed Abdellaoue tak membentur tiang gawang.
Bayern sendiri tentu tak mau kehilangan muka. Pasukan Jupp Heynckess tersebut langsung balik mengancam pada menit ke-14 lewat aksi Mario Gomez. Beruntung bagi tuan rumah, tandukan Gomez masih bisa dipatahkan oleh kiper Hannover, Ron-Robert Zieler.
Zieler kembali menjadi pahlawan dengan menyelamatkan gawangnya dari ancaman Luiz Gustavo di menit ke-18.
Petaka bagi tim tamu terjadi di menit ke-23. Pelanggaran yang dilakukan Phillip Lahm terhadap Steven Cherundolo berbuah penalti. Abdellaoue yang ditunjuk sebagai algojo tak menyia-yiakan kesempatan emas tersebut untuk membuat timnya unggul 1-0.
Bayern semakin terpuruk setelah harus bermain dengan sepuluh pemain pada menit ke-28. Jerome Boateng yang terlibat perkelahian dengan Christian Schulz harus rela diganjar kartu merah. Anehnya, Schulz hanya dikenai kartu kuning akibat perkelahian ini.
Beruntung bagi Bayern, keunggulan dalam jumlah pemain tak mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Hannover di sisa waktu babak pertama. Skor 1-0 pun bertahan hingga jeda.
Di awal babak kedua, Bayern coba untuk langsung menekan. Tim tamu hampir saja menyamakan kedudukan di menit ke-47 jika saja usaha dari Mario Gomez tak digagalkan oleh Zieler. Peluang yang didapat Gomez pada menit ke-49 pun masih mampu dipatahkan oleh Zieler.
Terus-terusan ditekan, Hannover justru mampu mencetak gol keduanya di menit ke-50. Tendangan kaki kiri dari Christian Ponder dari luar kotak penalti mampu memperdaya kiper Bayern, Manuel Neuer. Bola dibuat meluncur mulus ke sudut bawah kiri gawang Bayern.
Hannover kembali mendapatkan kesempatan emas pada menit ke-54. Tapi lagi-lagi, tiang gawang menjadi penghalang Abdellaoue untuk mencetak gol keduanya.
Tuan rumah juga harus bermain dengan sepuluh pemain pada menit ke-63 setelah Steven Cherundolo, harus keluar lapangan karena menerima kartu kuning kedua akibat melanggar Lahm. Momentum ini coba dimanfaatkan Bayern.
Hasilnya, di menit ke-83 mereka mencuri gol lewat aksi Pemain pengganti, David Alaba. Bola hasil tendangan Alaba dari sisi kiri kotak penalti Hannover membuat bola meluncur ke sudut kiri bawah gawang Zieler. Gol ini berawal dari umpan Lahm.
Bayern hampir saja menyamakan kedudukan pada menit ke-88. Upaya dari Bastian Schweinsteiger sebenarnya sudah tak mampu dihalau oleh pemain Hannover. Namun, tiang gawang masih menjadi penghalang Bayern untuk menyamakan kedudukan.
Sayang waktu yang tersisa tak cukup banyak untuk mereka mencetak gol keduanya. Skor 2-1 pun bertahan hingga peluit tanda pertandingan berakhir dibunyikan.
Susunan pemain Hannover: Zieler; Cherundolo, Haggui, Pogatetz, Schulz (Rausch 46); Stindl, Schmiedebach, Pinto, Pander; Schlaudraff (Chahed 71), Abdellaoue (Ya Konan 79)
Bayern: Neuer; Rafinha (Alaba 68), Boateng, Badstuber (Petersen 87), Lahm; Luiz Gustavo, Schweinsteiger; Muller, Kroos, Ribery, Gomez (Olic 84)

Ranieri Senang Inter Akhiri Tabu di San Siro

Pelatih Inter Milan Claudio Ranieri mengaku puas bisa mengakhiri kutukan tak bisa menang di San Siro musim ini setelah menang tipis 1-0 melawan Chievo Verona, Minggu (23/10/2011). Gol kemenangan Inter dicetak oleh gelandang Thiago Motta pada menit ke-34.
Ini memang merupakan kemenangan perdana Inter di kandangnya musim ini. Dalam tiga kandang terakhir mereka (dua di Serie-A dan satu di Liga Champions), Inter meraup dua kekalahan dan satu hasil seri. Kekalahan terakhir yang mereka derita di San Siro terjadi saat mereka menghadapi Napoli, di awal bulan ini. Saat itu mereka takluk 0-3.
"Kami seharusnya bisa lebih tajam, tapi yang terpenting kami berhasil mengakhiri tabu di San Siro," kata Ranieri seperti dilansir Football Italia.
Ranieri pun mengaku senang timnya bisa mengalahkan Chievo yang ia nilai mampu memberikan tekanan kepada tim besar seperti Inter. Ia juga memuji kerja keras timnya untuk mencetak gol kedua meski mengalami kelelahan karena bermain di Liga Champions, pada pertengahan pekan ini.
"Ketika Anda bertemu dengan Chievo, Anda harus mencetak gol cepat atau akan menjadi perjuangan yang berat untuk Anda karena mereka bisa tampil baik, khususnya dalam serangan balik," tutur Ranieri.
Mantan pelatih AS Roma ini meminta pasukannya untuk tak terlalu terlena dengan kemenangan ini. Laga melawan Atalanta di pekan selanjutnya ia nilai akan jadi laga yang berat. "Sebab, Atalanta dalam kondisi yang baik saat ini," ujarnya.

Dramatis, Milan Tumbangkan Lecce Milan yang sempat tertinggal tiga gol di babak pertama mampu membalikkan kedudukan dengan mencetak empat gol di babak kedua.

Milan secara fantastis mampu membalikkan kedudukan setelah sempat tertinggal tiga gol di babak pertama. Hat-trik Kevin Prince Boateng dalam 15 menit pertama babak kedua, membuat Milan mampu bangki dan memenangkan pertandingan melalui gol Mario Yepes di menit ke-83.

Lecce yang bertindak sebagai tuan rumah langsung menggebrak pertahanan AC Milan di awal pertandingan. Dan usaha Lecce membuahkan gol cepat yang dicetak oleh Guillermo Giacomazzi pada menit ke-empat memanfaatkan umpan silang Carlos Grossmuller.

Unggul satu gol ternyata tidak membuat Lecce tampil bertahan dan mencoba mempertahankan keunggulan. Mereka terus memainkan skema permainan menyerang ke pertahanan tim tamu. Pada menit ke-30 Lecce mendapat hadiah tendangan penalti setelah Christian Abbiati melanggar Daniele Corvia di kotak terlarang. Massimo Oddo tidak menyiakan kesempatan tersebut dan membuat kedudukan berubah menjadi 2-0.<script type="text/javascript" src="http://ad.doubleclick.net/adj/gna.id/level2;tile=3;sz=160x600;ord=12636?area=2l&pos=2&ord=12636"></script>

Tujuh menit kemudian, Lecce seakan tidak terbendung setelah mereka berhasil mencetak gol ketiga melalui sontekan Grossmuller memanfaatkan kesalahan yang dilakukan oleh Luca Antonini.

Pada babak kedua, keputusan Massimiliano Allegri untuk menurunkan Kevin Prince Boateng menggantikan Robinho dan juga memasukkan Alberto Aquilani ternyata sangat tepat. Dalam waktu 15 menit, Boateng mampu menyamakan kedudukan melalui hat-triknya.

Gol pertama Boateng dicetak pada menit ke-49 melalui tendangan volinya. Enam menit kemudian, Boateng mencetak gol keduanya, melalui tendangan kaki kanan memanfaatkan umpan dari Antonio Cassano. Boateng melengkapi hat-triknya di menit ke-63. Kali ini Boateng memanfaatkan kemelut yang terjadi akibat tembakan Ignazio Abate, dari sudut yang sulit, Boateng berhasil memaksa kedudukan menjadi imbang 3-3.

Setelah kedudukan berubah menjadi imbang, Milan terlihat menurunkan tempo permainan dan mencari gol kemenangan dengan lebih berhati-hati. Dan hasilnya, Yepes mampu memanfaatkan umpan cantik Cassano pada menit ke-83, sehingga membuat kedudukan berbalik menjadi 4-3 untuk kemenangan Milan.

Dengan kemenangan tersebut, Milan masuk ke lima besar klasemen sementara Serie A Italia. Sementara itu, akibat kekalahan menyakitkan tersebut Lecce tetap terjerembab di zona degradasi dengan perolehan empat poin.

City Bantai MU 6-1 di Old Trafford

Manchester City tampil gemilang dalam duel panas derby Manchester. Bertandang ke markas Manchester United, The Citizens membawa pulang kemenangan fantastis dengan skor 6-1.

Laga di Old Trafford, Minggu (23/10/2011) berjalan ketat pada menit-menit awal. Kedua tim kesulitan untuk membongkar pertahanan lawan dan menciptakan peluang-peluang berbahaya.

Namun, situasi berubah setelah Balotelli memecah kebuntuan pada menit ke-22. Tempo pertandingan langsung meningkat dan permainan terbuka di antara kedua tim tersaji.

Diusirnya Jonny Evans pada awal babak kedua jadi awal petaka buat MU. Kalah jumlah pemain membuat pertahanan mereka rapuh dan mudah ditembus.

City menambah empat gol pada babak kedua, masing-masing lewat Balotelli, Sergio Aguero, dua gol Edin Dzeko, dan David Dilva. Satu gol hiburan MU dibuat Darren Fletcher.

Kemenangan telak ini memantapkan posisi City di puncak klasemen Liga Primer Inggris dengan 25 poin dari sembilan laga. Mereka unggul lima poin atas MU yang ada di peringkat kedua.