Selasa, 18 Oktober 2011

Hasil dan Klasemen Liga Champions Rabu, 19 Oktober 2011

Grup A
Manchester City 2-1 Villarreal
Carlos Marchena 43 (og), Sergio Aguero 90; Cani 4

Napoli 1-1 Bayern Muenchen
Holger Badstuber 39 (og); Toni Kroos 2
Klasemen (posisi-tim-main-menang-seri-kalah-memasukkan-kemasukan-poin)
1 Bayern Muenchen 3 2 1 0 5 1 7
2 Napoli 3 1 2 0 4 2 5
3 Manchester City 3 1 1 1 3 4 4
4 Villarreal 3 0 0 3 1 6 0
Grup B
CSKA Moskwa 3-0 Trabzonspor
Seydou Doumbia 29, Aleksandrs Cauna 76, Seydou Doumbia 86

Lille 0-1 Inter Milan
Giampaolo Pazzini 21
Klasemen
1 Inter Milan 3 2 0 1 4 3 6
2 CSKA Moskwa 3 1 1 1 7 5 4
3 Trabzonspor 3 1 1 1 2 4 4
4 Lille 3 0 2 1 3 4 2
Grup C
Basel 0-2 Benfica
Bruno Cesar 20, Oscar Cardozo 75

Otelul Galati 0-2 Manchester United
Wayne Rooney 64 (pen), 90 (pen)
Klasemen
1 Benfica 3 2 1 0 4 1 7
2 Manchester United 3 1 2 0 6 4 5
3 FC Basel 3 1 1 1 5 6 4
4 Otelul Galati 3 0 0 3 1 5 0
Grup D
Dinamo Zagreb 0-2 Ajax Amsterdam
Derk Boerrigter 49, Christian Eriksen 90

Real Madrid 4-0 Lyon
Karim Benzema 19, Sami Khedira 47, Hugo Lloris 55 (og), Sergio Ramos 81
Klasemen
1 Real Madrid 3 3 0 0 8 0 9
2 Ajax Amsterdam 3 1 1 1 2 3 4
3 Lyon 3 1 1 1 2 4 4
4 Dinamo Zagreb 3 0 0 3 0 5 0

Madrid Hajar Lyon

Real Madrid meraih kemenangan 4-0 atas Lyon pada pertandingan fase Grup D Liga Champions di Santiago Bernabeu, Selasa (18/10/2011). Dengan hasil tersebut, Madrid menguasai klasemen dengan sembilan poin dari tiga pertandingan atau unggul lima angka dari pesaing terdekat, Ajax Amsterdam.Kemenangan Madrid dibuka oleh Karim Benzema pada menit ke-19. Gol bermula dari sepak pojok Mesut Oezil langsung ke tengah kotak penalti. Bola kemudian disundul Cristiano Ronaldo ke depan tiang kanan gawang tim tamu. Dengan kaki kanannya, Benzema menendang bola masuk sudut kanan bawah gawang.
Sami Khedira menggandakan keunggulan tuan rumah pada menit ke-47. Dari tengah kotak penalti, ia menembakkan bola kiriman Karim Benzema masuk sudut kiri bawah gawang Hugo Lloris.
Delapan menit kemudian, angka di papan skor berubah menjadi 3-0, menyusul gol bunuh diri Lloris, yang kurang sempurna mengantisipasi tembakan Mesut Oezil dari sudut sempit.
Gol terakhir pertandingan ini diciptakan oleh Sergio Ramos pada menit ke-81. Gol berawal dari tendangan sudut yang dieksekusi Kaka langsung ke tengah kotak penalti. Setelah memenangi perebutan bola dengan dua pemain lawan, Ramos menembakkan bola masuk sudut kanan bawah gawang Lloris.

Selama 90 menit, Madrid menguasai bola sebanyak 62 persen dan menciptakan tujuh peluang emas dari 18 usaha. Adapun Lyon melepaskan satu tembakan akurat dari delapan percobaan.

Susunan pemain
Madrid:
Iker Casillas; Pepe, Sergio Ramos, Marcelo, Alvaro Arbeloa; Xabi Alonso, Sami Khedira (Fabio Coentrao 61), Cristiano Ronaldo, Angel Di Maria; Karim Benzema (Gonzalo Higuaín 72), Mesut Oezil (Kaka 66)
Lyon: Hugo Lloris; Dejan Lovren, Bakari Kone, Aly Cisskho, Anthony Reveillere; Gueida Fofana, Kim Kallstrom, Michael Bastos, Jimmy Briand; Bafetimbi Gomis (Mouhamadou Dabo 80), Yoann Gourcuff (Ederson 66)

Aguero Persembahkan Kemenangan Perdana City

Ambisi Manchester City memetik kemenangan perdana pada babak penyisihan Grup A Liga Champions akhirnya terwujud. Penyerang Sergio Aguero mencetak gol krusial yang membuat City mampu mengalahkan Villarreal 2-1, Selasa atau Rabu (19/20/2011) dini hari WIB. Peluang City untuk ke babak selanjutnya pun kembali melebar.
City memang masih berada di urutan ke-3 klasemen sementara dengan nilai 4. Namun, jarak mereka dari Bayern Muenchen dan Napoli yang berada di atasnya menjadi terpangkas. Pasalnya, Bayern dan Napoli bermain imbang 1-1. Di puncak klasemen, Bayern mengantongi nilai 7, disusul Napoli dengan nilai 5.
Pada pertandingan yang digelar di Stadion Etihad itu, "The Citizens" sempat kebobolan terlebih dulu oleh gol cepat yang dilesakkan Cani saat laga baru bergulir empat menit. Proses gol berawal dari kejelian Giuseppe Rossi dalam memanfaatkan kesalahan David Silva. Begitu mendapatkan bola, Rossi langsung melepaskan tembakan keras ke gawang City. Kiper City, Joe Hart, sebenarnya berhasil mengeblok bola tendangan Rossi. Namun, bola muntah berhasil disambar Cani dan gol.
City mendapatkan peluang emas untuk mencetak gol balasan pada menit ke-15. Sayang, tendangan Silva gagal mengenai sasaran. City tak menyerah.
Tim besutan Roberto Mancini itu terus melepaskan ancaman ke gawang Villarreal. Perjuangan mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-43. Bek Villarreal, Carlos Marchena, melakukan gol bunuh diri setelah salah mengantisipasi tembakan Kolarov. Gol tersebut membuat City mampu menahan Villarreal 1-1 hingga turun minum.
Setelah jeda, umpan silang Zabaleta nyaris membuahkan gol. Sayang, tembakan Edin Dzeko masih bisa diamankan oleh Diego Lopez.
Setelah itu, City kembali mendominasi permainan, 60 persen, berbanding 40 persen. Namun, Edin Dzeko dan kawan-kawan kesulitan menciptakan gol. Mancini akhirnya memilih menggunakan dua penyerang dengan memasukkan Sergio Aguero sebagai pendamping Dzeko pada menit ke-62.
Pada menit ke-74, tendangan bebas Kolarov nyaris melambungkan harapan pendukung City. Mereka menduga tembakan yang dilepaskan Kolarov dari jarak 30 meter menjebol gawang Villarreal. Sayang, ternyata bola tembakannya sedikit melebar.
Keputusan Mancini memasukkan Aguero membuat lini depan City semakin tajam. Itu terlihat dari dua peluang melalui kerja sama Aguero dan Dzeko. Pada menit ke-77, Aguero memberikan umpan pendek kepada Dzeko di dalam kotak penalti. Sial bagi City, tembakan Dzeko masih melayang di atas mistar. Hanya berselang dua menit, Aguero kembali memberikan umpan kepada Dzeko. Namun, lagi-lagi, tembakan yang dilepaskan Dzeko gagal mengenai sasaran.
Kesialan demi kesialan itu berakhir juga. Aguero tampil sebagai pahlawan dengan mencetak gol kemenangan pada injury time dan memastikan kemenangan City 2-1.
Susunan pemain
Manchester City:
Joe Hart; Joleon Lescott, Vincent Kompany, Aleksandar Kolarov, Pablo Zabaleta; Yaya Touré, Nigel De Jong (Sergio Aguero 62), Samir Nasri, Adam Johnson (Gareth Barry 40); Edin Dzeko, David Silva
Villarreal: Diego Lopez; Gonzalo, Carlos Marchena, José Manuel Catalá, Christian Zapata; Bruno, Borja Valero, Cani, Hernán Pérez (Hernan Perez 80); Giuseppe Rossi, Jonathan De Guzma

Vidic Diusir, MU Menang 2-0

Bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-66, Manchester United (MU) mampu meraih kemenangan 2-0 atas Otelul Galati berkat eksekusi penalti Wayne Rooney, pada pertandingan fase Grup C Liga Champions, di Stadionul National, Selasa (18/10/2011).Pertandingan kedua kubu berlangsung cukup sengit sejak awal. Meski pertandingan banyak diwarnai perebutan bola, kedua kubu cukup konsisten bertukar ancaman.
Pada menit ke-12, misalnya, tuan rumah menciptakan peluang melalui Bratislav Punosevac, yang bisa diantisipasi dengan baik oleh Anders Lindegaard.
Semenit kemudian, MU membalas melalui tembakan jarak jauh Anderson, yang meleset dari sasaran.
Aksi saling ancam kembali terjadi pada menit ke-29. Setelah tembakan Gabriel Giurgiu dan Adrian Salageanu diblok, Wayne Rooney mengeksekusi tendangan bebas langsung ke arah gawang, yang bisa ditepis Branko Grahovac.
Pertandingan tak banyak berubah di babak kedua. MU masih mendominasi, tetapi kesulitan mencetak gol. Pada menit ke-54 dan ke-63, misalnya, Javier Hernandez dan Wayne Rooney bergantian menembakkan bola. Sementara eksekusi Hernandez diblok, tembakan Rooney meleset ke sisi kanan gawang.
Di tengah kesulitan itu, MU mendapat hadiah penalti, setelah wasit menilai Sergui Costin melakukan handsball. Rooney yang dipercaya melakukan eksekusi, menyepak bola masuk ke sudut kiri bawah gawang Branko Grahovac.
Dua menit kemudian, MU terpaksa bermain dengan sepuluh orang, setelah wasit mengacungkan kartu merah kepada Nemanja Vidic, yang dinilai melanggar Gabriel Giurgiu.
MU kemudian mulai kesulitan mengembangkan permainan dan semakin sering mendapat ancaman. Sejak menit ke-70 sampai ke-80, misalnya, tuan rumah melepaskan empat tembakan. Namun, tak satu pun usaha membuahkan gol karena kurang akuratnya tembakan lawan dan aksi penyelamatan Anders Lindegaard.
Dalam keadaan terdesak, MU mendapatkan dua keuntungan beruntun, berupa kartu kuning kedua yang diterima Milan Perendija pada menit ke-89 karena melanggar Hernandez dan hadiah penalti yang dubah Rooney menjadi gol, menyusul pelanggaran Liviu Antal kepada Rooney.
Setelahnya, MU mampu kembali menguasai keadaan dan meski gagal menambah gol, mempertahankan keunggulan dua gol tanpa balas, sampai peluit berbunyi panjang.

Selama 90 menit, MU menguasai bola sebanyak 63 persen dan menciptakan enam peluang emas dari sebelas percobaan. Adapun tuan rumah melepaskan empat tembakan akurat dari 15 usaha.
Susunan pemain
Galati:
Branko Grahovac; Sergiu Costin, Milan Perendija, Cornel Rapa, Adrian Salageanu; Gabriel Giurgiu, Ioan Filip, Sorin Frunza (Silviu Ilie 83), Liviu Antal; Bratislav Punosevac (Gabriel Viglianti  87), Ionut Neagu (Marius Pena 72)
Man United: Anders Lindegaard; Nemanja Vidic, Chris Smalling, Patrice Evra, Fabio (Phil Jones 75); Anderson, Michael Carrick, Nani, Antonio Valencia (Jonathan Evans 71); Wayne Rooney, Javier "Chicharito" Hernandez

Villas-Boas: Dominasi Barca Akan Berakhir

Pelatih Chelsea, Andre Villas-Boas, mengaku yakin dominasi Barcelona dalam ajang Liga Champions akan berakhir.
Dalam lima tahun terakhir, Barca sudah tiga kali meraih trofi Liga Champions. Terakhir, Barca meraih trofi Liga Champions pada musim lalu dengan mengalahkan Manchester United 3-1.
Meskipun mengakui permainan Barca telah menjadi benchmark dalam beberapa tahun terakhir, Villas-Boas menilai tim besutan Josep Guardiola itu tidak akan selalu berhasil merajai kompetisi bergengsi di "Benua Biru".
"Dalam beberapa tahun terakhir, kesuksesan Barcelona bertepatan dengan banyak event yang membuat tim ini memiliki kemampuan untuk bermain dengan baik," ungkap Villas-Boas.
"Banyaknya talenta yang datang dari akademi pemain muda yang muncul secara bersamaan kini menempati tim utama. Mereka juga memiliki seorang manajer yang mampu mempertahankan nilai-nilai klub. Empat atau lima tahun terakhir, Barca memang istimewa. Namun pada akhirnya, jika ada tahun-tahun ketika banyak bakat muda muncul, maka akan ada pula tahun-tahun kekeringan," sambungnya.

Gol Bunuh Diri Bikin Villarreal-City Masih 1-1

Bek Villarreal, Carlos Marchena, membuat gol bunuh diri pada menit ke-43 pada pertandingan penyisihan Grup A Liga Champions lawan Manchester City, Selasa atau Rabu (19/20/2011) dini hari WIB. Keunggulan Villarreal pun sirna dan babak pertama berakhir 1-1.
Manchester City sempat dikejutkan oleh gol cepat yang dilesakkan Cani saat laga baru bergulir empat menit. Proses gol berawal dari kejelian Giuseppe Rossi memanfaatkan kesalahan David Silva. Begitu mendapatkan bola, Rossi langsung melepaskan tembakan keras ke gawang City.
Kiper city, Joe Hart, sebenarnya berhasil menepis bola tendangan Rossi. Namun, bola muntah berhasil disambar Cani dan gol.
City mendapatkan peluang emas untuk mencetak gol balasan pada menit ke-15. Sayang, tendangan Silva gagal mengenai sasaran.
City tak menyerah. Tim besutan Roberto Mancini itu terus melepaskan ancaman ke gawang Villarreal. Perjuangan mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-43. Bek Villarreal, Carlos Marchena, melakukan gol bunuh diri setelah salah mengantisipasi tembakan Kolarov. Gol tersebut membuat City mampu menahan Villarreal 1-1 hingga turun minum.
Susunan Pemain Manchester City: Joe Hart; Joleon Lescott, Vincent Kompany, Aleksandar Kolarov, Pablo Zabaleta; Yaya Touré, Nigel De Jong, Samir Nasri, Adam Johnson; Edin Dzeko, David Silva
Villarreal: Diego Lopez; Gonzalo, Carlos Marchena, José Manuel Catalá, Christian Zapata; Bruno, Borja Valero, Cani, Hernán Pérez; Giuseppe Rossi, Jonathan De Guzman

Inter Ungguli Lille 1-0

Inter Milan sementara unggul 1-0 atas tuan rumah Lille dalam pertandingan penyisihan Liga Champions Grup B, Selasa atau Rabu (19/10/2011) dini hari WIB. Meski bertindak sebagai tamu, Inter Milan justru mengambil inisiatif menyerang lebih dulu. Beberapa ancaman pun langsung dilayangkan "I Nerazzurri" ke pertahanan Lille.
Pada menit ke-21, umpan terobosan Lucio kepada Giampaolo Pazzini cukup berbahaya. Namun, Pazzini ternyata terperangkap offside.
Hanya berselang beberapa detik kemudian, Inter kembali memegang kendali permainan. Sebuah umpan silang Mauro Zarate dengan baik dipotong Pazzini dengan kaki kanannnya dan gol.
Lille mencoba bangkit dan menekan. Namun, serangan mereka tak terlalu membahayakan pertahanan Inter. Selain itu, Lille tak benar-benar bisa menyerang total, karena Inter sering melakukan serangan balik yang berbahaya. Sehingga, meski unggul dalam penguasaan bola sampai 62 persen, Lille tak bisa mengubah kedudukan 0-1 sampai babak pertama berakhir.
Susunan Pemain Lille: 16-Vincent Enyeama; 22-Aurelien Chedjou, 25-Marko Basa, 18-Franck Beria, 2-Mathieu Debuchy, 24-Rio Mavuba, 17-Benoit Pedretti, 4-Florent Balmont, 10-Eden Hazard, 8-Moussa Sow, 26-Joe Cole
Inter Milan: 1-Julio Cesar; 26-Cristian Chivu, 6-Lucio, 55-Yuto Nagatomo, 13-Maicon, 8-Thiago Motta, 10-Wesley Sneijder, 19-Esteban Cambiasso, 4-Javier Zanetti, 7-Giampaolo Pazzini, 28-Mauro Zarate